Total Tayangan Halaman

 photo bamboo-forest_488_zpsovsgapd1.jpeg

Ayo belajar tentang alam sekitar kita

My Islam photo Islamic_Wallpaper_Quran_002-1366x768_zpsfhzs8rc3.jpg

Kembali ke islam yukk!!

Serunya Belajar Fisika photo 12 2_zps3svdduu7.jpg

Serunya belajar fisika

 photo 20140802_154116_zpsuldlrhyg.jpg

Nglirip Testimoni

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 30 Maret 2020


Bunyi
Bunyi merupakan gelombang mekanik yang arah perambatannya sejajar dengan arah getarnya (gelombang longitudinal).
Syarat terdengarnya bunyi ada 3 macam yaitu :
·         Ada sumber bunyi
·         Ada pendengar
·         Ada medium perambatan
Sifat – sifat bunyi meliputi :
·         Merambat membutuhkan medium
·         Merupakan gelombang longitudinal
·         Dapat dipantulkan
Karakteristik bunyi ada beberapa macam antara lain :
·         Nada adalah bunyi yang frekuensinya teratur
·         Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur
·         Warna bunyi adalah bunyi yang frekuensinya sama tetapi terdengar berbeda
·         Dentum adalah bunyi yang amplitudonya besar dan terdengar mendadak
Bunyi berdasarkan frekuensinya dibedakan menjadi :
·         Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz, biasa didengarkan oleh jangkrik,
·         Audiosonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi 20 Hz hingga 20000 Hz, biasa didengarkan oleh manusia.
·         Ultrasonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi melebihi 20000 Hz, biasa didengarkan oleh lumba – lumba.

Bunyi pantul dibedakan menjadi 3 yaitu :
·         Bunyi pantul memperkuat bunyi asli, biasanya terjadi pada keadaan dimana sumber bunyi dan dinding pantul tidak begitu jauh (kurang dari 10 m)
·         Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar bersamaan dengan bunyi asli. Biasanya terjadi pada jarak antara 10 – 20 m
·         Gema adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli. Biasanya terjadi pada jarak lebih dari 20 m
Beberapa manfaat bunyi:
·         Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut (bunyi ultrasonik).
·         Mendeteksi janin dalam kandungan
·         Mendeteksi keretakan pada logam

Rumus pada bunyi :


Getaran
Getaran adalah gerakan bolak – balik secara periodik yang melalui titik kesetimbangan. Semua getaran dapat menghasilkan bunyi. Semakin lemah getarannya semakin pelan juga suara yang terdengar dan semkain kuat getarannya maka akan semakin keras juga bunyinya.
Di dalam getaran ada beberapa besaran yaitu :
·        Amplitudo (A)
Amplitudo adalah simpangan maksimum (m)
·        Periode (T)
Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan 1 kali getaran (s)
·        Frekuensi (f)
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi dalam selang waktu 1 detik.
Gelombang
Gelombang adalah getaran yang merambat dengan membawa sebuah energi.
Gelombang dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
·        Gelombang mekanik merupakan gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium.
·        Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang dalam perambatannya tidak memerlukan medium.
Gelombang mekanik dibagi menjadi 2 yaitu :
·         Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus arah getarannya.
·         Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatannya sejajar arah getarannya.
Besaran – besaran yang terdapat pada gelombang :
·         Panjang gelombang (λ atau Lambda)
Panjang gelombang adalah panjang dari 1 buah gelombang yang ditempuh  dalam 1 periode.
Pada gelombang transversal, 1 λ sama artinya dengan 1 lembah dan 1 bukit.
Pada gelombang longitudinal 1 λ sama artinya dengan 1 rapatan dan 1 renggangan.
·         Periode (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk 1 gelombang.
·         Frekuensi (f) adalah banyaknya gelombang dalam 1 detik.
Dimana n adalah banyak gelombang atau getaran, dan t adalah waktu
·         Cepat rambat gelombang (v) adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam 1 sekon. Dengan persamaan sebagai berikut :
·         Amplitudo adalah simpangan terjauh dari suatu gelombang (m).

Nada
Nada adalah bunyi yang frekuensinya beraturan (gitar, seruling, biola, gamelan). Bunyi yang frekuensinya tidak beraturan disebut desah (angin, air terjun, dan deburan ombak).

Resonansi Bunyi
Jika dua buah garputala berfrekuensi sama salah satunya digetarkan (dibunyikan) kemudian didekatkan ke garputala yang lain, garputala yang lain tersebut ikut berbunyi. Namun, peristiwa itu tidak dapat terjadi jika frekuensi garputala tidak sama. Peristiwa tersebut menunjukkan resonansi. Jadi resonansi hanya dapat terjadi pada dua buah benda yang memiliki frekuensi alamiah sama.

Peristiwa terjadinya resonansi dapat pula terjadi melalui percobaan tabung resonansi, dimana tabung resonansi dihubungkan dengan bejana melalui selang plastik. Sebuah garputala diletakkan di atas tabung kaca. Bersamaan dengan itu, bejana kaca diturunkan dengan kecepatan tetap. Jika penurunan tabung kaca cukup panjang maka akan terdengar bunyi yang lebih keras selama beberapa kali. Bunyi keras inilah yang disebut dengan reonansi. Rumus yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
Dengan :
L   = panjang kolom udara (m)
𝛌  = panjang gelombang (m)
n  = bilangan bulat yang menunjukkan resonansi ke – n (n = 1, 2, 3, …)

Setelah panjang gelombang bunyi diketahui, dengan menggunakan persamaan :
cepat rambat bunyi dapat ditentukan